Koding.Club

> Artikel

Framework apa yang paling bagus?

Bagaimana cara mendapat uang dari pembuatan framework?

Apa hal sulit yang diingat dari perjalanan membuat framework?

Bagaimana cara membuat framework?

Apa alasan membuat bahasa program?

Kenapa program/framework kamu berhasil dibanding yang lain?


> Lainnya

penulis di dunia programming / koding

> Framework apa yang paling bagus?

Saya ingat kisah lucu (tidak asli) saat J.K. Rowling, penulis Harry Potter mengadakan jumpa fans. Dan fans-fans ini diberi kesempatan untuk bertanya. Ada satu yang angkat tangan, “Mba J.K., saya fans berat Harry Potter! keren banget tulisannya, pertanyaan saya, nulisnya pake pensil apa?”

Apakah kamu setuju kalau pertanyaan dari fans ini ngga penting? Bukan pensil apa yang dipake untuk menulis novel Harry Potter jadi luar biasa, tapi ceritanya. Setiap kali kamu pusing mau berkarya pakai apa, tool apa yang paling bagus, ingat karya kamu yang penting, bukan toolnya.

Tidak ada yang paling bagus!

Yang ada pilih yang tepat/cocok dengan pekerjaan kamu. Coba, jangan cuma mendengar pendapat internet.

Diskusi lebih produktif dibanding berdebat, niatkan untuk belajar apa keuntungan dan kelemahan masing-masing, bukan untuk mengalahkan.

Link

> Bagaimana cara mendapat uang dari pembuatan framework?

Mengurus open-source framework dengan serius, membutuhkan waktu yang banyak dan tenaga yang tidak main-main. Karena itu sebagai penulis perlu memikirkan strategi menghidupkan dirinya sendiri.

Taylor Otwell, pembuat Laravel, membuat ekosistem - service yang berbayar, seperti Forge dan Nova. Frameworknya sendiri gratis, tapi untuk menggunakan service pendukung tambahannya perlu membayar.

Evan you, penulis Vue.Js punya dua opsi untuk mendapatkan funding saat membuat framework:

pertama, membuka donasi, seperti di Patreon, sebagian orang yang merasakan manfaat dari menggunakan frameworknya akan melakukan ini

kedua, bentuk sponsorhip dari startup/perusahaan, yang akan diumumkan di website, yang selalu dikunjungi orang sebagai refrensi. Perusahaan akan membayar sekian untuk jangka waktu sekian.

Ide lain kamu juga bisa memberi inhouse-training atau latihan privat untuk perusahaan-perusahaan yang menggunakan framework ini.

Link

> Apa hal sulit yang diingat dari perjalanan membuat framework?

Tidak ada satu framework yang bisa membuat semua orang bahagia, menulis Framework bukanlah hal yang mudah ini dia berbagai cerita dari penulisnya:

Evan You, penulis Vue.Js menceritakan kalau saat awal ada banyak tekanan dari kompetitor, terutama Vue.Js belum dikenal. Orang-orang mulai membanding-bandingkan dengan framework lain. Sangat banyak tekanan!

Sebagai inisiator pertama node.js, Ryan Dahl, merasa tidak nyaman karena setiap komentarnya akan didengar dan direspon oleh banyak orang, padahal dia sendiri hanyalah seorang programmer, yang ingin menulis kode dan berpendapat tanpa berpikir terlalu banyak tentang itu.

Dari Taylor Otwell "Saat paling sulit adalah bilang -tidak- untuk permintaan fitur. Saya senang membuat orang senang, bagaimanapun, untuk menjaga kesederhanaan dari framework, saya harus menolak beberapa pull request."

Guido, penulis Python memberi saran kepada penulis library/framework untuk menghadapi berbagai tekanan "Just do a good Job!" Pada akhirnya orang yang merasa nyaman menggunakan framework kamulah yang penting, dibanding khawatir dengan kompetitor.

Link

> Bagaimana cara membuat framework?

Taylor Otwell menceritakan "Selama membangun Laravel, saya perlu belajar topik yang sangat luas seputar masalah web development, termasuk semua keamanan, abstraksi database, manage asset, testing dan lain-lain/ Belajar dengan topik yang sangat luas sangat melelahkan, dan saya sering menghabiskan banyak waktu membaca tentang topik ini sebelum menulis satu baris kode"

"Kalau kamu mau sukses dalam mengerjakan sesuatu, sangat penting untuk menikmati pekerjaannya" - EvanYou, penulis Vue.Js

Link

> Apa alasan membuat bahasa program?

Selain karena alasan pribadi untuk menyelesaikan masalah mereka masing-masing, ada hal yang menarik bisa kita pelajari dari para penulis bahasa program.

Bahasa Go dibangun dengan misi yang sangat jelas sejak awal, bukan sekedar "bikin bahasa yang baru" tapi bahasa simple yang bisa mengatasi masalah scalibility.

Brendan Eich dan temannya melihat ada kebutuhan untuk membuat bahasa yang bisa dengan mudah diimplementasikan di teknologi website, sesuatu yang tidak hanya untuk expert programmer, lahirlah Javascript.

Guido Van Rossum, ingin membuat bahasa program yang mudah dipelajari(digunakan) dan mudah untuk diajarkan. Jadilah Python! -Fun & Productive-

Bahasa program PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf, alasannya karena dia bosan dengan programming! dimana dia harus menuliskan hal yang sama berulang kali untuk membuat tugas yang sama, dia ingin memaksimalkan hasil, dengan menulis kode yang nyaman dan waktu yang lebih cepat. Awalnya php adalah "peralatan" pribadinya untuk memenuhi kebutuhan klien, yang ternyata juga dibutuhkan oleh banyak orang.

Link

> Kenapa program/framework kamu berhasil dibanding yang lain?

Jawaban pertama tentunya karena ada komunitas, para penulis bahasa program / framework ini tidak bekerja sendiri.

Berikut beberapa alasan yang lebih spesifik:

Penulis bahasa PHP, Rasmur Lerdorf mengatkan salah satu kuncinya adalah PHP fokus menyelesaikan satu masalah, yaitu bahasa untuk Website.

Menurut Taylor Otwell, penulis framework Laravel, sebagian besar orang hanya membuat kodenya berjalan, tidak memikirkan design(kode) yang elegan, yang membuat programnya tidak nyaman digunakan. Ia menyarankan untuk memperlakukan library seperti sebuah produk dan API kamu sebaga UI(User Interface) nya

Ryan Dahl yang membuat node.js karena konsepnya benar-benar baru, dia perlu ke banyak konferensi dan berbicara, mengenal dan meyakinkan orang lain tentang permasalahan yang ia selesaikan. Di luar itu, yang penting adalah kemudahan orang-orang untuk bisa mencoba demonya, tanpa perlu hal yang ribet.

Ada juga kasus karena digunakan oleh suatu komunitas, seperti Vue.js, menurut Evan, Vue mulai booming ketika komunitas Laravel menggunakannya. Selain itu, saat Vue.js diimprove ke versi 2.0 juga (lebih ringan dan cepat) angka pengguna pun semakin naik.

Untuk Guido, belajar dari kesalahannya sebelum menulis Python, adalah "release early, release often" atau luncurkan cepat dan sering, karena dengan itu kamu akan dapat feedback dari pengguna lansung, jangan lagi membuat sesuatu hanya dari satu perspektif.

Linus Torvalds merasa salah satu alasannya karena dia "keras kepala" dalam mengerjakan sesuatu. Dia tidak ikut-ikutan mengerjakan apa yang orang lain kerjakan, tapi selalu percaya dan serius dengan proyek pribadinya.

Ada satu hal lagi yang bisa kita lihat secara langsung dari framework/program yang berhasil, mereka serius mengurus dokumentasinya. Dokumentasi jadi referensi yang jelas dan cantik untuk orang-orang mulai bekerja dengan framework ini.

Link